Solusi Hemat Baterai Pada Smartphone
Apakah anda pernah mendengar keluhan dari para pengguna smartphone tentang kapasitas baterai mereka? Pasti dalam beberapa kesempatan, anda sering mendengar orang-orang memutuskan untuk tidak menggunakan banyak aplikasi, menghindari animasi gambar, tidak menggunakan Wi-Fi dan lebih mengandalkan 3G, tidak menggunakan perangkat tambahan berbasis Bluetooth dan lainnya karena alasan semua itu dapat membuat baterai smartphone anda cepat habis.
Tentu saja ini merupakan sebuah hal yang sangat konyol, karena bukankah anda membeli smartphone untuk menikmati semua fitur utama yang disediakan smartphone tersebut? kalau masih dibatasi, buat apa anda menggunakan smartphone yang harganya jauh lebih mahal daripada featured phone?
Takut kehabisan baterai merupakan sebuah masalah yang sangat pelik yang sampai sekarang sedang dicoba oleh beberapa perusahaan yang memproduksi smartphone. Salah satunya adalah penggunaan power bank, walaupun dinilai cukup praktis karena bentuknya kecil dan bisa mengatasi masalah kekurangan daya baterai untuk sementara waktu, tapi itu tidak bisa dianggap sebagai pemecah masalah sepenuhnya.
Yang diinginkan oleh pengguna adalah kapasitas baterai yang mampu mengakomodir semua kebutuhan pengguna, bukan alat bantu dan aksesoris lainnya yang justru akan membuat pengguna harus mengeluarkan uang tambahan untuk membeli alat-alat tersebut.
Solusi Hemat Baterai Pada Smartphone
Belakangan ini banyak sekali produk smartphone yang mengklaim kalau mereka sudah menyematkan baterai berkekuatan besar dan sudah lebih dari cukup untuk menemani anda melewati segala aktifitas selama seharian penuh. Kita sebut saja beberapa merek seperti OnePlus One, yang mampu mengakomodir kebutuhan daya anda selama seharian penuh, selain itu ada juga Sony Xperia Z2. Bahkan jika dibandingkan dengan saudara tuanya, yakni Sony Xperia Z1, smartphone Sony Xperia Z2 ini sedikit lebih unggul dalam hal kapasitas, dimana smartphone ini dibekali dengan baterai berkapasitas 3200 mAh.
Selain itu, dalam Sony Xperia Z2 terdapat pula peningkatan yang sangat signifikan, salah satunya adalah sistem operasi yang sudah menggunakan sistem operasi Android terbaru yang diklaim lebih ramah terhadap baterai. Lain Sony, lain juga dengan Samsung Galaxy S5. Jagoan milik Samsung ini diklaim sebagai smartphone yang sangat ramah terhadap kapastitas baterai, dimana smartphone ini selain memiliki daya baterai yang cukup besar, yakni 2.800 mAh, smartphone besutan produsen asal Korea Selatan ini dilengkapi dengan fitur Ultra Power Saving Mode. Dengan fitur ini, anda bisa membayangkan kalau Samsung Galaxy S5 anda akan bisa aktif lebih lama lagi walaupun persediaan baterai anda sudah menipis tajam.
Bagaimana mungkin bisa berahan dalam kondisi baterai yang hampir sekarat? Tentu saja bisa, karena ketika diaktifkan, secara otomatis fitur Ultra Power Saving Mode ini akan mengubah tampilan display smartphone anda menjadi hitam-putih dan secara otomatis akan mematikan fitur dan aplikasi yang tak diperlukan. Tentu saja, dengan baterai smartphone anda yang sudah menipis, smartphone anda masih akan tetap hidup dan tahan lama tanpa perlu repot lagi mencari stop kontak atau membawa power bank kemanapun anda pergi.
Walaupun begitu, tetap saja semua smartphone tersebut masih belum mampu untuk menandingi ponsel Droid Maxx yang memang diperuntukan bagi anda yang membutuhkan smartphone dengan daya yang super besar. Selain itu, kehadiran beberapa produk smartphone terbaru yang sudah mulai menyematkan kapasitas baterai besar diharapkan akan mampu mengakomodir kebutuhan baterai smartphone anda.
Terlebih munculnya rencana Google untuk segera menggunakan Android L yang diklaim sebagai sistem operasi yang akan mampu memberikan penghematan yang sangat signifikan dalam penggunaan daya smartphone. Hal tersebut terbukti dengan diperkenalkannya Project Volta sebagai bagian dari Android L, dimana Project Volta ini merupakan salah satu usaha Google untuk mampu memperpanjang umur baterai smartphone Android.
Tidak tanggung-tanggung, bahkan situs Ars Technica pernah mengatakan kalau mereka telah melakukan pengujian awal kepada perangkat Nexus 5 yang sudah menjalankan sistem operasi Andorid L. Dalam tes yang dilaksanakannya, ternyata perangkat Android L ini memiliki umur baterai yang lebih lama sebesar 36 persen dari perangkat sejenis yang menggunakan sistem operasi Android Kitkat.
Kalau kita lihat dari semua berita tersebut, sepertinya perpaduan antara android L dan terobosan para produsen smartphone ini akan mampu memberikan jawaban akan kurangnya daya baterai smartphone yang selama ini menjadi masalah kita bersama. Semoga saja para pengguna smartphone kedepannya tidak perlu lagi membawa charger atau membeli baterai ekstra untuk smartphonenya.
Posting Komentar untuk "Solusi Hemat Baterai Pada Smartphone"